Bek Timnas Wales Ben Cabango membawa pulang kenang-kenangan istimewa dari kemenangan berkesan atas Norwegia. Setelah peluit akhir, ia langsung menghampiri Erling Haaland untuk meminta kaus sang striker bintang. Aksi itu menjadi penutup manis dari penampilan impresifnya yang berhasil membuat Haaland nyaris tak berkutik sepanjang laga.
Pertandingan di Cardiff City Stadium berakhir 2-1 untuk Wales, sekaligus menjadi salah satu malam paling berkesan bagi Cabango. Pertukaran kaus setelah laga menjadi cerita tersendiri karena sang bek mengaku meminta kaus Haaland, tetapi tidak mendapat permintaan balik. Kisah ini menarik perhatian karena menyoroti sisi manusiawi di balik duel level atas antara pemain bintang dan bek yang tengah menanjak.
Cabango Minta Kaus Haaland Usai Peluit Akhir
Cabango mengungkapkan bahwa dirinya langsung menghampiri Haaland begitu laga selesai. Menurutnya, tidak ada alasan untuk melewatkan kesempatan berharga itu karena sang striker berdiri tepat di dekatnya. Momen singkat tersebut terjadi tepat setelah wasit meniup peluit panjang di Cardiff City Stadium.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Cabango mengaku langsung mengambil kaus milik penyerang Manchester City itu. “Saya mengambilnya setelah pertandingan,” ujarnya. “Dia ada di sana, jadi saya berpikir, ‘Kenapa tidak?’ Dia memberikan kausnya… tetapi dia tidak meminta kaus saya.”
Meski tidak berbalas, kaus tersebut tetap menjadi barang berharga bagi Cabango. Baginya, benda itu akan selalu mengingatkan pada malam ketika ia tampil luar biasa melawan salah satu penyerang terbaik dunia. Cerita pertukaran yang tidak berbalas ini justru membuat momen tersebut semakin menarik untuk dikenang.
Penampilan Terbaik Cabango Sepanjang Membela Wales
Laga melawan Norwegia menjadi penampilan ke-18 Cabango bersama tim senior Wales. Ia dipanggil kembali ke starting line-up setelah Wales kalah 2-0 dari Denmark di Kopenhagen pada laga sebelumnya. Kepercayaan pelatih itu dibayar tuntas dengan performa solid di lini belakang.
Sebelum menghadapi Norwegia, bek berusia 26 tahun tersebut tampil di laga pembuka Nations League melawan Portugal di Lisbon. Di sana ia berhadapan langsung dengan Cristiano Ronaldo. Artinya, dalam satu pemusatan latihan bersama Wales, ia harus menghadapi dua penyerang kelas dunia sekaligus.
Cabango sendiri menilai laga melawan Norwegia sebagai performa terbaiknya sejauh ini. “Saya mungkin akan bilang itu pertandingan terbaik saya untuk Wales,” katanya. “Saya menikmati pertandingan ini, duel berjalan seru, dan kami keluar sebagai pemenang.”
Ia juga menegaskan bahwa dirinya memang menikmati sisi bertahan dari permainan. Menurut Cabango, bola selalu ada untuk diperebutkan dan ia akan berusaha merebutnya seratus persen setiap saat. Ia pun merasa kerja kerasnya terbayar pada laga tersebut.
Latar Belakang: Wales Bangkit dari Tekanan
Kemenangan atas Norwegia adalah yang pertama bagi Wales dalam tujuh pertandingan terakhir. Gol Dan James dan Neco Williams memastikan kemenangan setelah Oscar Bobb lebih dulu membawa Norwegia unggul. Hasil ini juga tercatat sebagai kemenangan pertama Wales di Nations League A.
Norwegia datang ke Cardiff sebagai tim yang baru menembus perempat final Piala Dunia. Kualitas lawan yang tinggi membuat kemenangan tersebut terasa semakin berarti bagi Wales. Tekanan pun sebenarnya menghadang Wales yang baru saja menelan kekalahan dari Denmark.
Cabango menuturkan bahwa timnya memang membutuhkan kebangkitan dari laga sebelumnya. Ia menilai kebangkitan itu berhasil diwujudkan secara kolektif oleh seluruh skuad. Menurutnya, para pemain yang masuk dari bangku cadangan turut memberi kontribusi besar.
“Kami perlu bangkit dari laga terakhir dan saya rasa kami semua melakukannya sebagai satu kesatuan,” ujarnya. “Seluruh skuad, para pemain yang masuk, itu penampilan yang benar-benar bagus.”
Pujian Bellamy untuk Duo Bek Wales
Pelatih kepala Craig Bellamy memberi pujian khusus kepada Cabango dan partner duetnya di lini belakang, kapten Ben Davies. Keduanya dinilai berhasil meredam Haaland dan para penyerang Norwegia. Pujian itu menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras lini pertahanan Wales.
“Mereka brilian, benar-benar sangat bagus,” kata Bellamy. Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilan tersebut adalah menjaga para penyerang Norwegia agar tetap jauh dari kotak penalti Wales. Strategi itu, menurutnya, sudah disiapkan dan dilatih sebelum pertandingan berlangsung.
Bellamy mengakui bahwa menjaga jarak dari kotak penalti bukan perkara mudah. Karena itulah ia terus mendorong pasukannya untuk bekerja keras menjaga mereka tetap jauh. Ia menyebut penampilan Cabango dan Davies sebagai sesuatu yang luar biasa.
Konteks Lebih Luas: Antara Ronaldo dan Haaland
Bagi Cabango, satu pemusatan latihan bersama Wales menghadirkan pengalaman yang jarang dialami pemain. Ia harus berhadapan dengan Ronaldo saat melawan Portugal, lalu menghadapi Haaland ketika bersua Norwegia. Dua nama itu termasuk penyerang paling ditakuti di dunia sepak bola saat ini.
“Sangat sureal bisa bermain melawan Ronaldo dan Haaland dalam satu pemusatan latihan,” kata Cabango. “Tapi ini jelas tempat yang Anda inginkan, berada di level itu selama mungkin.” Ia menambahkan bahwa dirinya belajar banyak dari pengalaman menghadapi pemain sekaliber mereka.
Menurut Cabango, menghadapi pemain seperti itu menuntut konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Pemain tidak bisa lengah sedetik pun. Tekanan itulah yang menurutnya justru mengeluarkan versi terbaik dari permainan seorang bek.
Pengalaman tersebut menjadi modal berharga bagi Cabango maupun Wales ke depan. Dengan mengalahkan perempat finalis Piala Dunia, Wales menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi Nations League. Hal ini sekaligus memberi harapan akan kebangkitan yang lebih berkelanjutan pada laga-laga berikutnya.
Penutup
Dari pertukaran kaus dengan Haaland hingga penampilan terbaiknya, laga melawan Norwegia menjadi malam yang akan lama dikenang Ben Cabango. Kemenangan 2-1 atas tim perempat finalis Piala Dunia itu tidak hanya mengangkat moral Wales, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai bek yang siap bersaing di level internasional. Pujian dari Craig Bellamy serta dua penyerang kelas dunia yang berhasil ia hadapi menjadi catatan tersendiri dalam kariernya.
Kaus Haaland akan menjadi pengingat fisik atas malam istimewa itu, sementara performa serta pujian pelatih menjadi motivasi untuk terus tampil konsisten. Jika mampu menjaga level permainannya, bukan tidak mungkin Cabango menjadi salah satu pilar penting lini belakang Wales di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
