Coventry City resmi mengontrak penyerang tim nasional Nigeria, Taiwo Awoniyi, dari Nottingham Forest dengan nilai transfer £9 juta. Pemain berusia 29 tahun itu didatangkan jelang laga pembuka Premier League akhir pekan ini, ketika Coventry kembali ke kasta tertinggi setelah 25 tahun absen. Kehadiran Awoniyi diharapkan menjadi suntikan pengalaman bagi lini serang tim asuhan Frank Lampard.
Bagi Coventry, kedatangan pemain sekelas Awoniyi menjadi sinyal ambisi mereka untuk bertahan lebih lama di Premier League. Klub promosi itu ingin tampil kompetitif sejak awal, dan rekrutan berpengalaman dianggap kunci untuk menambah kedalaman skuad. Apalagi, laga perdana mereka adalah ujian berat melawan juara bertahan Arsenal pada Jumat pekan ini, dan semua mata akan tertuju pada penampilan para pemain anyar.
Perpisahan Mengharukan di Nottingham Forest
Sebelum resmi hengkang, Awoniyi mendapat guard of honour dari para pemain dan staf Forest sebelum babak kedua laga persahabatan terakhir melawan Brest, Minggu. Penghormatan itu menjadi cara klub melepas pemain yang telah menghabiskan empat musim terakhirnya di City Ground. Suasana hangat terlihat jelas, baik dari rekan setim maupun suporter yang hadir di stadion untuk menyaksikan momen perpisahan tersebut.
Manajer Forest, Oliver Glasner, mengaku kehilangan salah satu sosok paling disukai di ruang ganti. “Dia mungkin salah satu orang terbaik yang pernah saya temui, selalu ramah, selalu tersenyum,” ujar Glasner setelah Forest menang 2-0 atas tim Ligue 1 itu. “Semua orang di klub menyukainya, dan saya bisa melihat semua orang di tribun juga menyukainya karena itulah yang semua orang hargai.”
Glasner juga menyoroti dedikasi Awoniyi yang tidak pernah setengah-setengah. “Dia selalu memberikan 100 persen untuk tim, selalu memberikan 100 persen untuk bangku cadangan, dan itulah mengapa dia pantas mendapat perpisahan seperti ini,” lanjutnya. “Saya berharap yang terbaik untuknya di klub barunya, kecuali saat mereka bermain melawan kami.”
Karier Taiwo Awoniyi di Nottingham Forest
Awoniyi bergabung dengan Forest pada 2022 dari Union Berlin dengan nilai transfer £17,2 juta, yang saat itu menjadikannya rekrutan termahal dalam sejarah klub. Selama empat musim, ia mencatatkan 103 pertandingan dan mencetak 23 gol untuk Forest. Namun, posisinya di lini depan makin tergeser seiring ketatnya persaingan di skuad asuhan Glasner.
Musim lalu, Awoniyi hanya menjadi pilihan ketiga di belakang Chris Wood dan Igor Jesus dalam urutan penyerang utama. Ia juga tidak masuk dalam skuad Europa League, yang menandakan perannya semakin terpinggirkan di tim. Alhasil, ia hanya tampil tiga kali sebagai starter dan mencetak empat gol dari 17 penampilan di seluruh kompetisi.
Perjalanan Awoniyi musim lalu juga diwarnai insiden serius pada Mei 2025. Saat melawan Leicester, ia bertabrakan dengan tiang gawang dan mengalami pecah usus, hingga harus ditempatkan dalam koma yang diinduksi secara medis. Meski demikian, ia berhasil pulih dan kembali merumput, membuktikan mentalitas kuat yang dimilikinya dalam menghadapi masa-masa sulit.
Dampak Kehadiran Awoniyi bagi Lini Depan Coventry
Kedatangan Awoniyi memberi Lampard opsi baru di lini depan setelah Haji Wright dipastikan masih dalam pemulihan cedera. Saat ini, pilihan striker yang benar-benar fit hanya Brandon Thomas-Asante dan Ellis Simms jelang laga melawan Arsenal. Keberadaan Awoniyi tentu menjadi alternatif berharga yang bisa langsung dimainkan sejak awal musim berjalan.
Pengalaman bermain di level tertinggi Inggris menjadi nilai jual utama Awoniyi bagi tim promosi seperti Coventry. Ia bisa diandalkan sebagai ujung tombak tunggal maupun bagian dari skema dua penyerang, memberi fleksibilitas taktis bagi Lampard. Selain itu, etos kerjanya yang tinggi dinilai cocok dengan karakter tim yang harus berjuang keras di setiap laga.
Bagi Forest, melepas Awoniyi berarti merampingkan skuad sekaligus mendapatkan dana segar £9 juta. Meski nilainya berada di bawah harga pembelian, langkah ini tampaknya sudah mempertimbangkan minimnya menit bermain yang ia dapatkan musim lalu. Forest pun bisa fokus mempertahankan kekuatan utama di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik maupun Eropa.
Coventry Sibuk Berbelanja di Bursa Transfer
Coventry tidak berhenti hanya dengan mendatangkan Awoniyi. Mereka telah merekrut gelandang Gus Hamer dari Sheffield United serta kiper Carl Rushworth, yang sebelumnya menjalani masa pinjaman dari Brighton. Winger Loum Tchaouna juga datang dari Burnley, sementara bek Aurele Amenda didatangkan dari Eintracht Frankfurt dan penyerang asal Ghana, Caleb Yirenkyi, direkrut dari Nordsjaelland.
Pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis, menyampaikan penghormatan terakhir untuk Awoniyi. “Taiwo akan selalu memiliki tempat istimewa dalam sejarah Nottingham Forest,” katanya. “Ia telah menjadi salah satu sosok penentu dalam perjalanan kami dan memberikan momen kebahagiaan besar bagi para suporter yang tidak akan pernah terlupakan.”
Dengan banyaknya rekrutan anyar, Coventry tampaknya serius membangun skuad yang kompetitif untuk musim Premier League. Para pemain baru itu diharapkan langsung beradaptasi dengan ritme permainan tim sebelum kompetisi dimulai. Pertandingan melawan Arsenal akan menjadi ujian pertama apakah racikan Lampard bersama para pendatang baru sudah siap bersaing di level tertinggi.
Transfer Taiwo Awoniyi ke Coventry City menjadi salah satu kisah bursa musim panas yang menarik, baik dari nilai kepindahan maupun nuansa perpisahannya. Coventry mendapatkan tambahan pengalaman Premier League yang berharga, sementara Nottingham Forest melepas pemain yang telah menorehkan kenangan manis di City Ground. Kini, seluruh perhatian tertuju pada laga pembuka melawan Arsenal untuk melihat apakah Awoniyi langsung dipercaya mentas memperkuat lini depan tim barunya.
